[Baru] Polisi Rekonstruksi Transaksi Sabu Alex Bonpis di Kampung Bahari, Ini Hasilnya

Jakarta

Polisi menggelar rekonstruksi transaksi jual beli narkotika antara bandar narkoba Kampung Bahari, Alex Bonpis dan Aiptu Janto. Hal tersebut dilakukan untuk membuat terang kasus narkotika Teddy Minahasa.

“Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Gelar Rekonstruksi transaksi narkoba di Kampung Bahari antara J dan Alex Bonpis,” kata Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa saat dihubungi, Jumat (20/1/2023).

Proses rekonstruksi dilakukan pada Kamis (19/1/2023) sekitar pukul 14.00 WIB. Total ada sebanyak 14 adegan yang diperankan dalam rekonstruksi transaksi jual beli narkotika tersebut.

Kasubdit II Dit Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Andi Oddang, mengatakan dalam rekonstruksi hanya Aiptu Janto yang merupakan mantan anggota Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang hadir langsung. Sementara itu, Alex Bonpis hadir secara online karena masih diperiksa dalam perkara yang ada.

“Hanya J saja. Alex Bonpis dengan menggunakan zoom. Karena masih dalam rangka pemeriksaan,” ujarnya.

Andi mengatakan, proses rekonstruksi dilakukan untuk mencocokkan keterangan antara Aiptu Janto dan Alex Bonpis dalam transaksi 1,7 kg sabu yang didapat dari Teddy Minahasa. Hasilnya, keterangan keduanya cocok dengan hasil rekonstruksi.

“Untuk memastikan bahwa yang bersangkutan bertemu langsung terus menyerahkan di lokasi tersebut. Karena ini hanya berdasarkan keterangan saja, makanya kita pastikan lagi apakah benar lokasinya di situ sesuai yang disepakati mereka pada saat transaksi. Jadi mereka sinkron antara keterangan dengan J maupun dengan Alex,” jelasnya.

Polisi sebelumnya menangkap Alex Bonpis, bandar narkoba Kampung Bahari, Jakarta Utara. Alex Bonpis disebut-sebut merupakan bandar besar di Kampung Bahari yang pernah menerima sabu dari Irjen Teddy Minahasa.

Seperti diketahui, mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa ditangkap atas dugaan penggelapan sabu 5 kilogram yang merupakan barang bukti di Polres Bukittinggi yang saat itu Kapolresnya adalah AKBP Doddy Prawiranegara.

Sabu Barang Bukti di Polres Bukittinggi

Kasubdit II Dit Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Andi Oddang, mengatakan sebanyak 1,7 Kg dari total sabu yang disisihkan tersebut kemudian dijual. Andi mengatakan sabu tersebut diberikan Teddy Minahasa kepada AKBP Doddy.

“Jadi kalau aliran barang seperti itu. Jadi dugaan kasus pak Teddy Minahasa ke AKBP Doddy,” kata Andi saat dihubungi, Rabu (18/1/2023).

Setelah itu, sabu tersebut diserahkan ke Syamsul Ma’arif kemudian diserahkan lagi ke Linda Pujiastuti. Dari Linda, sabu tersebut lanjut diserahkan ke Kompol Kasranto yang saat itu menjabat Kapolsek Kali Baru Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Sabu Turun ke Alex Bonpis

Selanjutnya sabu diserahkan ke Aiptu Janto yang merupakan anggota Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan bermuara di Alex Bonpis. Setelah itu, Alex Bonpis lanjut menjual sabu tersebut.

“Penyerahan barangnya dari AKBP Doddy, turun ke saudara Arief, Arief ke Linda, Linda turun ke pak Kasranto, turun ke Janto. Nah Janto inilah yang melempar barang kepada Alex Bonpis,” ujarnya.

Andi mengatakan, saat ini pihak kepolisian masih mendalami peran Alex Bonpis di kasus tersebut. Termasuk berapa banyak keuntungan yang didapat dalam peredaran barang haram tersebut.

“Masih dalam proses pemeriksaan,” kata dia.

Simak juga ‘BNN Pamer Sita 1,6 Ton Ganja-1,9 Ton Sabu Selama Tahun 2022’:

[Gambas:Video 20detik]

(wnv/knv)

Sumber: https://news.detik.com/berita/d-6525604/polisi-rekonstruksi-transaksi-sabu-alex-bonpis-di-kampung-bahari-ini-hasilnya